Monday, June 28, 2021

author photo

Daftar isi [Tampil]

Tahukah Anda kalau video yang selama ini kita tonton merupakan kumpulan gambar. Bukan timelapse atau hyperlapse, tapi begitulah kerja kamera video kita selama ini. Mereka mengumpulkan foto di setiap detiknya, sehingga membentuk video bergerak yang artistik.


Hal ini ada kaitanya dengan FPS (Frame Per Second). Istilah ini biasa muncul di Game, Video dan teknik Fotografi. Kali ini kita hanya akan membahas FPS di dunia fotografi saja.

Apa Itu FPS (Frame Per Second)?

Jika Anda pernah melihat roll film klasik, di sana ada sekumpulan gambar yang diputar lalu proyektor mengubahnya menjadi video yang bergerak di layar. Karena zaman sekarang teknologi makin modern, sekarang sistem kerjanya diubah menjadi lebih ringkas, tidak seribet zaman dahulu. Tapi sistem kerjanya masih tetap sama.

arti frame per second adalah
arti frame per second adalah

Frame Per Second ini adalah ukuran kualitas gerakan gambar yang ditampilkan secara berurutan. Sama seperti namanya, Per Second atau per detik. Ada berapa Frame setiap detiknya? Akan menentukan bagaimana kualitas video tersebut.


Semakin banyak gambar dan semakin cepat transisinya, maka semakin nyata gerakan sebuah video tersebut. Maka dari itu, ada beberapa jenis FPS, hal ini menentukan kualitas mereka.


Contoh saja ada 24 FPS, 25 FPS, 30 FPS, 48 FPS, 50 FPS,  60 FPS, hingga ada yang sampai 100 FPS.

Macam-Macam FPS yang Paling Populer digunakan

Semakin tinggi FPS-nya, semakin halus pergerakan video tersebut. Berikut ini adalah beberapa macam FPS yang paling populer dipakai:


  • 24 FPS : Artinya, setiap 1 detik, ada 24 foto yang merangkai video tersebut. Ini adalah FPS standart bioskop di dunia
  • 25 FPS : Setiap 1 detik, ada 25 foto yang merangkai video. FPS ini menjadi standar video di Eropa
  • 30 FPS : Ada 30 foto di setiap detik video yang Anda tonton. Biasa untuk merekam video berita atau olahraga
  • 48 FPS : Ada 48 foto per detik video yang dishoot. FPS ini mengurangi blur, dan ia ideal untuk merekam video slow motion
  • 60 FPS : Setiap detiknya ada 60 foto yang terangkai menjadi video. Ini adalah pilihan terbaik untuk membuat video slow motion
  • 100 FPS : Terdapat 100 foto yang merangkai video berdurasi 1 detik.  Biasa dipakai untuk membuat video slow motion yang sangat slow motion

Setiap FPS memiliki keunggulannya sendiri-sendiri. Namun masalahnya, bagaimana cara kita menentukan FPS yang tepat untuk video kita?

Cara Menentukan FPS Pada Video Kita

Tiap-tiap video pasti memiliki standar masing-masing. Kalau menurut standar otak manusia, 12 FPS atau lebih adalah minimal FPS sebuah kumpulan gambar dianggap sebagai video. Tapi jika hanya 12 FPS, video yang dihasilkan kualitasnya kurang bagus. Ada standart-standart tersendiri yang banyak orang ikuti untuk memperoleh hasil yang sesuai dengan keinginan pembuat video ataupun penonton:


  • FPS untuk membuat film: 24 FPS
  • FPS video yang tayang di TV: 25 FPS dan 30 FPS
  • FPS untuk video slow motion: 50 FPS, 60 FPS dan 120 FPS
  • FPS untuk video yang diupload di YouTube: 48 FPS, 50 FPS, dan 60 FPS
  • FPS untuk membuat animasi: 24 FPS
  • FPS untuk game: 60 FPS sampai 120 FPS

Makin tinggi FPS yang Anda pakai, maka makin halus video yang dihasilkan. Hanya saja, FPS yang berlebihan untuk jenis video yang tidak tepat, akan menimbulkan ketidaknyamanan pada mata.


Normalnya, mata manusia hanya bisa menangkap 24 FPS saja. Jika lebih dari itu, lebih cocok dijadikan video slow motion (jika ingin membuat video biasa). Itulah ulasan lengkap dari FPS adalah, semoga membantu dan bermanfaat untuk kamu yang sedang belajar dunia sinematografi, semoga sukses!

Next article Next Post
Previous article Previous Post