Thursday, June 3, 2021

author photo

Daftar isi [Tampil]

Distensi abdomen merupakan istilah medis yang memberikan gambaran tentang kejadian yang terjadi pada saat adanya penumpukan zat, baik gas maupun cairan dalam perut. Kondisi ini menyebabkan pinggang dan perut akan terlihat menggembung dari ukuran normalnya.


Distensi bisa menjadi gejala dari suatu penyakit atau bisa juga karena adanya pengurangan pada fungsi anggota tubuh. Jika Anda mengalami distensi, maka akan terasa seperti mengalami kembung. Bisa juga mengalami sensasi kenyang, mual, kram, atau juga tekanan perut.

distensi abdomen dan penyebabnya
distensi abdomen dan penyebabnya

Penyebab Distensi Abdomen

Pada suatu kondisi yang lebih ekstrim, tekanan pada diaphragm dan juga paru-paru akan menyebabkan sesak napas. Keluhan kembung disebabkan karena adanya penumpukan gas dalam perut, usus besar, atau usus kecil. Anda bisa mengurangi keluhan ini dengan buang angin dan bersendawa.


Perlu diingat bahwa distensi abdomen bukanlah suatu penyakit, namun merupakan suatu kondisi temuan dari hasil pemeriksaan fisik. Pada distensi akan terjadi regangan dan pembengkakan pada area perut. Beberapa penyebab timbulnya distensi abdomen antara lain:


  • Konstipasi atau gangguan berupa frekuensi BAB yang tidak normal (kurang dari 3 kali seminggu).
  • Akumulasi cairan dalam rongga perut atau disebut dengan ascites. Hal ini bisa diakibatkan oleh beberapa hal yaitu gagal jantung, ginjal, serta penyakit sirosis hepar dimana terbentuk jaringan parut pada organ hati. Hal ini bisa diakibatkan karena konsumsi alkohol serta hepatitis kronik.
  • Sindrom iritasi usus atau disebut irritable bowel syndrome.
  • Penyakit hepatitis.
  • Sumbatan pada usus yang disebut obstruksi usus. Contohnya adalah akibat adanya penyakit hernia, terjadinya pengerasan tinja pada usus besar, dan lainnya.
  • Adanya ileus paralitik, yaitu sebuah kondisi adanya hambatan pada usus yang diakibatkan oleh lemahnya pergerakan usus. Penyebabnya adalah karena peradangan pada saluran cerna, gangguan elektrolit, dan lainnya.
  • Infeksi rongga perut atau peritonitis.
  • Gejala usus buntu.
  • Infeksi dan peradangan pada organ pankreas atau pankreatitis akut.
  • Sindrom malabsorbsi atau gangguan akan penyerapan makanan.
  • Adanya tumor pada rongga perut.
  • Adanya keganasan pada organ-organ dalam rongga perut.
penumpukan cairan ascites
penumpukan cairan ascites

Penanganan pada Distensi

Banyaknya penyakit penyerta yang menjadi penyebab distensi abdomen ini, maka perlu pemeriksaan menyeluruh sebelum menentukan penanganan yang sesuai. Jika Anda mengalami distensi dan memiliki riwayat salah satu penyakit di atas, maka akan lebih baik untuk berkonsultasi kepada dokter yang kompeten.


Pemeriksaan awal pada distensi akan meliputi pemeriksaan fisik dan laboratorium jika diperlukan. Hasil dari pemeriksaan ini akan menentukan penanganan yang tepat dan cepat, atau dalam istilah medis dinamakan early diagnosis and prompt treatment.


Keluhan distensi ini mungkin terlihat sepele dan dialami oleh banyak orang. Namun jika terdapat komorbid berupa penyakit yang menyertainya, akan membutuhkan penanganan segera agar kondisi tidak makin memburuk. Jangan abaikan keluhan perut kembung, kram, atau rasa penuh, segera konsultasi ke dokter.

Next article Next Post
Previous article Previous Post