Saturday, February 12, 2022

author photo

Daftar isi [Tampil]

Jenis pembeli NFT yang ada di internet memang bermacam-macam dan kebanyakan dari mereka tujuan utamanya keuntungan. Umumnya dari mereka akan mencari produk NFT mana yang potensial untuk dipilih dan selanjutnya dibeli. Jika di rasa unik, mereka akan membeli karya tersebut dalam jumlah banyak dari beberapa produk yang disediakan.

3 alasan mengapa orang membeli nft ujung-ujungnya cuan
3 alasan mengapa orang membeli nft ujung-ujungnya cuan

Dari jenis pembeli ini setidaknya kamu bisa berpikir terkait mana tipe yang cocok buat kamu. Setiap pembeli dari mereka pasti memiliki cara analisa yang berbeda meskipun tujuan utamanya menghasilkan uang dan koleksi.

3 Jenis Pembeli NFT Beserta Alasannya

Daripada bingung, berikut beberapa jenis pembeli NFT yang perlu kamu ketahui:

Pembeli NFT Tipe #1: Collector

pembeli nft tipe kolektor
pembeli nft tipe kolektor
Tipe pembeli seperti collector ini umumnya hanya membeli karya NFT dari kreator tertentu. Bentuk pembelian tersebut dilakukan dengan alasan hanya karena suka dan ingin mendukung kreator tersebut di masa depan.


Setelah karya itu di beli, mereka hanya ingin mengoleksi dan tidak ada keinginan untuk menjual kembali. Pembelian semacam ini memang tidak ada tujuan uang tetapi sebagai bentuk seni atau dijadikan lukisan di rumahnya.


Seiring berjalannya waktu, karya tersebut biasanya semakin lama semakin jarang dimiliki oleh orang lain. Karena kelangkaannya tersebut nantinya bisa dimanfaatkan oleh orang tersebut untuk dijual dengan harga fanstastis.


Alasan mereka membeli produk tersebut adalah untuk sekedar koleksi saja dan mendukung sang kreator. Dengan dukungan tersebut nantinya bisa membuat kreator semakin terkenal dan harga jual produknya naik drastis.

Pembeli NFT Tipe #2: Investor

pembeli nft tipe kedua investor
pembeli nft tipe kedua investor
Untuk jenis kedua dari membeli NFT ini adalah investor dimana memiliki tujuan yang arahkan ke keuntungan. Investor ini umumnya memahami lebih dahulu karya NFT seseorang dan jika ada potensi untuk booming maka akan segera di beli. Semakin cepat proses pembelian maka investor umumnya mendapatkan harga yang murah.


Misalnya seperti foto Ghozali yang awal sekali di posting harganya hanya 3$ atau 42 ribu rupiah. Sebagai investor, mereka menganalisa dan ketika ada potensi naik maka akan membeli karya tersebut secepat mungkin. Ketika harga sudah mulai naik mereka pun akhirnya menjualnya dengan harga tinggi.


Bayangkan saja, orang yang membeli karya Ghozali waktu itu di harga 3$ dan sekarang harga termurahnya 0,2 ETH. Dari harga termurahnya saja jika dirupiahkan bisa 3 jutaan lebih dan ini untuk 1 foto saja. Jadi peran investor dalam penjualan produk ini sangat penting dan di akun Ghozali sendiri ada 500 lebih investor.


Untuk alasan mereka membeli adalah untuk jangka panjang dari setiap pembelian produk NFT. Mereka akan menyimpan produk tersebut dan nantinya ketika sudah viral barulah produk tersebut mereka jual. Dengan demikian keuntungan yang mereka dapat harganya bisa sangat besar di masa yang akan datang.

Pembeli NFT Tipe #3: Flippers

tipe pembeli nft ketiga flippers
tipe pembeli nft ketiga flippers
Flippers dalam dunia NFT sekilas memang sama dengan investor dimana sama-sama ingin untuk dari produk NFT. Perbedaanya hanya masalah waktu dimana flippers ini umumnya hanya jangka pendek. Sehingga, ketika produk NFT itu mulai naik maka mereka akan menjualnnya dengan segera di marketplace.


Misalnya, dia membeli produk tertentu dengan harga 10 juta dan produk itu langsung viral di sosial media. Karena viralnya tersebut lalu produk NFT itu dijual dengan harga 20 juta dalam kurun waktu kurang dari 10 hari.


Uang hasil keuntungan tersebut lalu mereka putar lagi untuk membeli produk NFT yang unik dan berpotensi naik. Ketika harga naik mereka jual dengan harga yang tinggi dan akhirnya mendapatkan keuntungan. Begitulah siklus ini terus dilakukan oleh mereka untuk mencari keuntungan jangka pendek.


Dengan demikian alasan mereka membeli karena harganya yang murah, unik dan berpotensi naik. Karena alasan yang demikian umumnya keuntungan yang di dapatkan tidak langsung meledak. Meski demikian perputaran tersebut yang akhirnya membuat mereka bisa mendapatkan keuntungan yang besar. Karena alasan itulah, banyak pemula yang memilih untuk menjadi buyer NFT tipe ketiga ini, berharap meraih margin dari trend yang berlangsung singkat.


Dari ketiga jenis pembeli di atas tentunya kamu sudah bisa menentukan ketika akan terjun ke dunia NFT. Jika kamu berkeinginan seperti di atas pada intinya adalah analisa yang tepat dan jangan FOMO. Jika kamu sampai seperti ini bukan keuntungan yang di dapat tetapi kerugian dalam jumlah tertentu.


FOMO dalam dunia NFT adalah greget ketika ingin membeli produk tertentu dan memang sedang viral. Umumnya pembelian ini dilakukan ketika harganya sudah naik dan potensi untuk naik sangat kecil. Walhasil, kamu hanya menghabiskan uang dan ketika dijual lagi tidak akan mendapatkan hasil.


Jadi dari ketiga jenis pembeli NFT dari Sebuahutas.com diatas pada intinya adalah bagaimana kamu bisa terus menganalisa. Belajar menganalisa memang butuh waktu dan jika sudah berhasil maka hasilnya akan fanstasis. Hal ini bisa terlihat dari kasus Ghozali diman pembeli yang awal pasti sudah mendapatkan hasil yang maksimal.


Selain analisa hal terpenting lainnya adalah jangan FOMO ketik akan membeli karya tertentu dalam NFT. FOMO ini bisa dikatakan terburu-buru membeli ketika harga sudah naik dan ketika dijual hasilnya nihil.

Next article Next Post
Previous article Previous Post