Sunday, May 22, 2022

author photo

Daftar isi [Tampil]

Etika merupakan sebuah tindakan atau perilaku seseorang baik atau buruk, yang secara tidak langsung menggambarkan kepribadian atau karakter suatu individu. Oleh sebab itu, penting bagi kita untuk selalu menjaga dan menggunakan etika kapan, dan dimana saja. Etika bisa terlihat meski tidak bertemu secara langsung, salah satu contohnya adalah etika mengirim pesan atau chat WhatsApp dan sosial media lainnya. Lantas bagaimana etika chat HRD? Simak ulasannya dalam artikel ini.

etika dan cara chat hrd lewat whatsapp
etika dan cara chat hrd lewat whatsapp

Etika Chat HRD

Menggunakan WhatsApp sebagai media komunikasi dalam dunia kerja bukan hal yang mengherankan. Namun, penggunaan chat WhatsApp sebagai media komunikasi tetap harus menggunakan etika yang baik, dan sopan. Apalagi berhubungan dengan urusan kantor atau HRD di sebuah perusahaan. Sebab, jika kita salah dalam pemilihan kata, bisa disalah artikan oleh orang lain yang membaca.

 

Seperti yang kita ketahui setiap orang mempunyai cara baca masing-masing, dan tentunya akan mengandung makna yang berbeda pula. Lantas, bagaimana etika yang baik menggunakan chat WhatsApp untuk seorang HRD di kantor? Simak langkah-langkah berikut ini.

#1 Waktu Mengirim Pesan

Hal pertama yang perlu diperhatikan saat mengirim pesan atau chat WhatsApp untuk HRD kantor adalah jam atau waktu saat mengirim pesan. Usahakan untuk mengirim pesan atau chat WhatsApp pada jam kerja atau dibawah jam 8 malam. 


Lihat juga: Cara Meanrik Pesan WA yang sudah Lama Terkirim


Kita harus memahami bahwa seorang HRD juga membutuhkan waktu untuk istirahat dan berkumpul bersama dengan keluarganya. Jangan sampai kita mengirimkan chat pada waktu tengah malam, atau di luar jam kerja. Sebab, hal tersebut akan membuat kita dianggap tidak sopan dan tidak memiliki etika.

#2 Salam

Etika chat HRD

Awali dengan memberikan salam ketika hendak mengirimkan pesan atau chat WhatsApp kepada HRD kantor. Kita bisa gunakan kalimat “selamat pagi/ siang/ sore” sesuaikan dengan jam ketika mengirimkan pesan atau chat.

#3 Minta Maaf

Ucapkan maaf karena sudah mengganggu waktu HRD sehingga kamu mengirimkan pesan atau chat. Permintaan maaf melalui chat sangat penting, karena kita tidak mengetahui saat mengirimkan chat HRD kantor sedang sibuk atau  tidak.

#4 Perkenalkan Diri

Setelah memberikan salam di awal chat, dan meminta maaf karena telah mengganggu waktu. Langkah selanjutnya adalah memperkenalkan diri. Jelaskan secara lengkap nama, posisi pekerjaan di bagian apa. Sehingga HRD tidak perlu menerka-nerka dari siapa chat tersebut.

#5 Tujuan Chat

Setelah semua langkah diatas, kamu bisa jelaskan maksud dan tujuan kamu mengirim pesan atau chat kepada HRD kantor, entah itu meminta izin, atau menanyakan sebuah informasi. Jelaskan tujuan chat dengan bahasa umum, yang sopan dan mudah dimengerti. Hindari penggunaan bahasa gaul yang mungkin hanya diketahui kalangan atau teman-teman tertentu. 


Jangan menggunakan huruf kapital, atau tanda seru (!), karena di dalam chat penggunaan huruf kapital atau tanda seru menandakan penekanan atau nada tinggi dalam membaca. Hindari kalimat yang bertele-tele, kamu bisa langsung menuliskan ke inti dari tujuan chat.

#6 Kalimat Penutup

berikan kalimat penutup yang sesuai
berikan kalimat penutup yang sesuai

Setelah menyampaikan maksud dan tujuan chat yang kamu lakukan, jangan lupa gunakan kalimat penutup. Kamu bisa menggunakan kalimat penutup seperti “terima kasih, atau thank you”. Hal tersebut akan menunjukkan bahwa kita memiliki nilai kesopanan atau etika yang baik dalam menggunakan chat  WhatsApp.

Contoh Chat WhatsApp untuk HRD Kantor

 “Selamat pagi Pak/ Bu, maaf mengganggu waktunya. Saya Reza karyawan baru di bagian produksi. Saya ingin menanyakan perihal pengumpulan data berkas BPJS, paling lambat tanggal berapa ya bu /pak? Mohon informasinya, terima kasih”.


Nah, itulah cara serta tips melakukan chatting ke pihak HRD atau atasan lainnya di kantor tempat kamu bekerja dari tim Sebuahutas.com. Walaupun begitu, jika ingin menayampaikan hal penting kepada atasan, baiknya dilakukan secara tatap muka langsung apabila memungkinkan. Selamat mencoba dan semoga berhasil!

Next article Next Post
Previous article Previous Post